Senin, 28 Juni 2010

Tugas Manajement Strategi 3

1. a. Jelaskan Model Analisis lingkungan Persaingan industri dari Michael Porter.
Porter menyatakan bahwa kelima kekuatan bersaing tersebut dapat mengembangkan strategi persaingan dengan mempengaruhi atau mengubah kekuatan tersebut agar dapat memberikan situasi yang menguntungkan bagi perusahaan

Ruang lingkup kelima kekuatan bersaing tersebut, antara lain:
1) Ancaman pendatang baru, yang dapat ditentukan dengan hambatan masuk ke dalam industri, antara lain, hambatan harga, respon incumbent, biaya yang tinggi, pengalaman incumbent dalam industri, keunggulan biaya, differensiasi produk, akses distribusi, kebijakan pemerintah dan switching cost.

2) Kekuatan tawar-menawar pemasok, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain tingkat konsentrasi pasar, diversifikasi, switching cost, organisasi pemasok dan pemerintah.

3) Kekuatan tawar-menawar pembeli, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain differensiasi, konsentrasi, kepentingan pembeli, tingkat pendapatan, pilihan kualitas produk, akses informasi, dan switching cost.

4) Ancaman produk subtitusi, yang ditentukan oleh harga produk subtitusi, switching cost, dan kualitas produk.

5) Persaingan di dalam industri, yang ditentukan oleh berbagai faktor, yaitu pertumbuhan pasar, struktur biaya, hambatan keluar industri, switching cost, pengalaman dalam industri, dan perbedaan strategi yang diterapkan.

1.b. Sebutkan meliputi apa saja yang dimaksud dengan halangan masuk dalam persaingan? Kemudian jelaskan pengertiannya (dua aspek saja)
Hambatan untuk memasuki industri (entry baarier) ialah:

1) Skala ekonomi (economics scale) : skala ekonomi menghalangi masuknyapendatang baru dengan cara memaksa mereka untuk masuk pada skala besar.

2) Diferensiasi produk (product differentiation) : diferensiasi produk menciptakan hambatan masuk dengan memaksa pendatang baru mengeluarkan biaya yang besar untuk mengatasi kesetiaan pelanggan yang ada.

3) Persyaratan modal (capital requirement)

4) Biaya peralihan pemasok (switching cost) : biaya yang harus dikeluarkan pembeli bilamana berppindah dari produk pemasok tertentu ke produk pemasok lainnya.

5) Akses ke saluran distribusi

6) Kebijakan pemerintah

2. a. Jelaskan pengertian SWOT ?
SWOT merupakan singkatan dari Strenght (kekuatan),weakness (kelemahan) ,Opportunity (peluang),Threat (ancaman).

Strenght adalah kekuatan yang dimiliki sebuah perusahaan. Kekuatan yang dimaksud adalah suatu kelebihan yang dimiliki perusahaan dalam mengelola kinerja perusahaannya. Antara lain kekuatan dalam mengolah input (SDA, SDM, modal, dan manajemen) untuk menghasilkan output yang bernilai tinggi serta dapat bersang di dunia bisnis.

Weakness adalah kelemahan-kelemahan yang dimiliki perusahaan. Dalam hal ini setiap perusahaan harus mampu meminimalkan dampak kelemahan yang mereka miliki terhadap kinerja perusahaan. Mereka juga harus mampu menindaklanjuti kelemahan yang mereka miliki agar dapat menemukan solusi dan strategi yang jitu untuk menembus pasar.

Opportunity adalah peluang perusahaan untuk meningkatkan daya saing serta untuk menciptakan inovasi-inovasi baru dalam pemenuhan kebutuhan berupa produk-produk yang berkualitas di pasaran. Peluang ini juga digunakan untuk memperluas jaringan pemasaran produk yang mereka hasilkan.

Threat adalah ancaman bagi perusahaan baik itu dari luar maupun dari dalam. Ancaman yang datang dari dalam dapat berupa adanya perpecahan yang timbul akibat suatu perbedaan tujuan dan pandangan antara satu divisi dengan divisi lain atau salah paham antar individu atau kelompok dalam sebuah organisasi perusahaan. Ancaman yang datang dari luar dapat berupa penilaian seputar dimensi makro, faktor-faktor ekonomi (naik turunnya harga bahan baku, krisis ekonomi), sosial budaya, pasar, biaya, pesaing, pelanggan, pemerintah, politik dan teknologi.

SWOT adalah sebuah teknik yang sederhana, mudah dipahami, dan juga bisa digunakan dalam merumuskan strategi-strategi dan kebijakan-kebijakan untuk pengelolaan pegawai administrasi (administrator). Sehingga, SWOT disini tidak mempunyai akhir, artinya akan selalu berubah sesuai dengan tuntutan zaman.

Analisa SWOT adalah sebuah bentuk analisa yang dibuat berdasarkan kondisi dan situasi yang terjadi pada lingkungan yang berhubungan dengan objek yang akan dianalisa.

Bentuk analisa SWOT akan menghasilkan gambaran yang terjadi saat ini maupun yang akan datang dan selanjutnya akan digunakan untuk menentukan strategi yang harus dilakukan terhadapnya.

Analisa SWOT tidak hanya bersifat sebagai masukan dan alat Bantu untuk membuat sebuah keputusan strategi, namun demikian analisa ini sangat efektif dan dengan metode dan penempatan masalah yang tepat, maka analisa ini dapat membantu mendapatkan keputusan yang sesuai.

2.b. Buat contoh analisis SWOT pada suatu institusi/perusahaan ?

PDAM Bandarmasih
Ancaman
  • Lemahnya peraturan dan keamanan pasokan sumber air baku
  • Kondisi ekonomi Indonesia yang belum stabil.
  • Kenaikan harga BBM, upah minimum serta bahan operasional
  • UU perlindungan konsumen PDAM siap air minum
  • Pesaing dari perusahaan sejenis
  • Berkembangnya budaya hemat air.
  • Pencemaran lingkungan sumber air baku.
Peluang
  • Kondisi air tanah jelek merupakan potensi pasar yang baik
  • Pesatnya laju pertumbuhan penduduk dan daerah pelayanan.
  • Masyarakat sadar akan arti penting air minum untuk kesehatan
  • Sumber air baku dari Sungai Tabuk masih tersedia.
  • Dukungan Pemda atas program penyesuaian tarif setiap tahun masih dapat berjalan dengan baik.
  • Dukungan Pemda atas program penyesuaian tarif setiap tahun masih dapat berjalan dengan baik.
  • Dukungan Pemda dalam upaya pengembangan KSO dengan pihak swasta dan daerah lain.
  • Dukungan seluruh stakeholder atas program peningkatan dan pengembangan PDAM.
  • Memillikii hak eksklusif mengelola air minum
  • Banyak investor yang ingin menamkan modal/ bermitra

Kelemahan
  • Terbatasnya pasokan air baku
  • Tingkat kehilangan air masih cukup tinggi
  • Peralatan pendukung sistem produksi-distribusi belum memadai
  • Layanan hasil pembacaan meter yang belum optimal
  • Layanan pengaduan yang belum on-line
  • Biaya operasional masih tinggi.
  • Belum Full cost recovery
  • Besarnya beban hutang pinjaman jangka panjang.
  • Peraturan daerah yang ada sudah tidak relevan untuk digunakan
  • Sistem jenjang karier belum seluruhnya didasari profesionalisme
  • Pengembangan SDM belum berjalan merata.
Kekuatan
  • Idle capasity sebesar 490 lt/dt
  • Teknologi instalasi pengolahan air modern
  • Sistem jaringan distribusi menerapkan sistem zona dan blok
  • Strategi pelayanan berorientasi pada pelayanan pelanggan
  • Pelayanan sambungan baru berbasis GIS yang cepat dan mudah
  • Pos layanan pengaduan 24 jam
  • Sistem informasi manajemen berbasis komputerisasi
  • Program penyesuaian tarif berjalan sesuai dengan jadwal.
  • Keuangan perusahaan dalam kondisi laba
  • Adanya alokasi dana untuk peningkatan SDM
  • Struktur organisasi yang dinamis dan proposional
  • Memiliki SDM yang berpotensi.





Jumat, 09 April 2010

Akhir-Nya Aku Jatuh Cinta?



Ketika cinta hadir di dalam hati
Aku sadari sesuatu telah terjadi
Ketika cinta merasuk di dada
Sendiri menyepi,, tenggelam dalam renungan
Ingin ku menangis menyesali diri mengapa terjadi
Satu yang pasti... Aku harus dewasa,,
Dengarlah wahai angin
Nyanyian sunyiku mengitari sukma dan raga
Gejolaknya tak lagi mampu mencegahku dari tangis sedu
Membuat terdayu
Rasa cinta bergelora,,, membakar gelora di dada
Menyudutku dengan cinta dalam satu nama….
Butir-butir cinta air mataku
Merubah arahan langkah dihidupku
Berjuta tulisan, kata,tak kan mampu mengartikan cinta
Terpaku dalam getaran rindu
Setiap waktu,,,,,,
Teringat semua yang kau beri untukku
Hanya kata-kata cinta terucap indah
Dzikir dikidung doaku
Ya illahi……

PAKE JILBAB SIAPA TAKUT

Suatu hari ada pertanyaan dari seorang wanita yang belum memahami Islam dan Kewajiban“ Seorang Muslim atau Muslimah”, Kenapa sih kamu pakai jilbab??? kemudian saya menjawab dengan alasan yang sangat sederhana, Pertama, saya memakai jilbab bukan untuk so-soan, gaya-gayaan, juga bukan karna latah ikut-ikutan, apalagi disuruh pacar. Sekali lagi tidak!!!!

Dan dalam pandangan Aqidah Islamiyah dapat saya kemukakan tujuan saya memakai jilbab adalah karena dalam Al-Quran Surat Al-Ahzab : 59, dijelaskan bahwa kita sebagai muslim wajib menutup Aurat dan tujuan saya yang lain kenapa memakai jilbab karena ingin taat pada Allah yang telah menciptakan saya, memberi tubuh yang sempurna, memberi rizki, melindungi dan menolong saya. Bukankah ketaatan kepada-Nya adalah tanda kita bersyukur atas nikmatnya yang banyak. Baik nikmat iman, nikmat islam, dan nikmat sehat serta berjuta nikmat lain yang telah Allah berikan.

Nahh…..!!! dalam Al-Quran juga ada ko perintah untuk memakai jilbab.

Diatas dah dikasih tau tuhh.,,,,Tapi Mau tau yang lebih jelasnya,,,, Baca sendiri ja y Ayat- Nya, QS. Al-Ahzab : 59 “ Hai Nabi, Katakanlah kepada istri-istrimu,,,,anak-anak perempuanmu dan para wanita yang beriman supaya mereka menutup tubuhnya dengan jilbab, supaya mereka lebih dikenal maka mereka pun tidak diganggu, dan Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.”

Tuu….h!!! kan, jadi kenapa mesti ragu lagi pake jilbab

Kemudian dia bertanya lagi,,,,ada persyaratan khusus g???? Tentu :

  1. Busana (jilbab) yang menutupi seluruh tubuhnya kecuali telapak tangan dan wajah (muka)
  2. Tidak sempit sehingga tampak bentuk tubuhnya
  3. Tidak menyerupai pakaian laki-laki
  4. Pakaian yang tidak mencolok.

Walaupun, persyaratannya terkesan berat tapi insyaAllah kita mampu kok menjalaninya. “Tidak akan rugi muslimah yang memakai jilbab justru insyaAllah akan dilindungi Allah. Amiee…..n.

Ngomang-ngomong” Apa sih kebaikan?” yang kita peroleh dengan jilbab ini ? Ouwww….banyak sekali!!!! Keuntungannya berlipat ganda.

“ Dengan berjilbab ini, diri kita terlindungi dan tidak menimbulkan fitnah. Para lelaki tidak akan jelalatan keatas kebawah “ Menyisir” tubuh kita.

“Menurut ilmu kedokteran dapat mencegah kangker kulit”

“(tidak jadi objek cuci mata bagi kaum adam)”. Disamping itu “Kita tidak mudah diganggu laki-laki”Usil”.dengan memakai jilbab justru kita terlihat lebih anggun. Selanjutnya agar kita berbeda dari orang non muslim.

Jilbab juga merupakan pakaian atau hijab yang dapat mencegah terjadinya perzinaan, menghindarkan zina mata dan zina hati. Memakai jilbab merupakan aturan islam yang preventif (mencegah), dalam rangka tidak terjadi perzinahan,”Bukankah mencegah lebih baik dari pada mengobati? Apa gak gerah, neng? Neraka lebih gerah, Bung! Bahkan sangat panas, panaaaaas sekali”

Maha suci Allah yang telah mewajibkan wanita untuk menutupi auratnya hingga harga diri wanita tetap terjaga dan tetap mulia.

Ok!! Untuk para muslimah jangan lagi ragu untuk memakai jilbab,,dijamin 100% tidak akan menyesal, percaya deh!!!

Rabu, 07 April 2010

MEMAHAMI HAKEKAT KERJA

Krisis global yang kini terjadi salah satu penyebabnya adalah karena dorongan ingin mendapatkan untung sebanyak-banyaknya tanpa peduli hak dan nasib orang lain saat ini, sehingga kurang adanya rasa keharmonisan antar individu. Nah ada sebuah cerita menarik tentang memahami hakekat kerja ini.

Pada suatu hari ada seseorang yang bernama (Ridwan Fadil) dia bekerja di Uni Emirat Arab sebagai Financial Controller pada sebuah proyek pembangunan property. Awal nya dari sebuah keisengan Ridwan memperhatikan dan mengamati kegiatan rutin seorang room boy yang ditugaskan memeriksa kunci di setiap kamar. Yang menarik perhatian Ridwan adalah room boy itu melakukan pekerjaan tersebut dengan sangat teliti dan penuh antusias, dia memeriksa dengan cermat dari satu pintu ke pintu yang lain sampai dia yakin betul bahwa kunci dikamar tersebut benar-benar berfungsi dengan baik.

Tidak terlihat rasa jenuh diraut wajahnya. Sebaliknya, ia nampak penuh semangat terkadang bersiul kecil. Padahal, kalau dilihat-lihat pekerjaan seperti itu sangat menjemukan. Betapa tidak, setiap hari harus memeriksa tidak kurang dari 600 pintu kamar hotel.

Berangkat dari rasa penasaran, usai jam kerja Ridwan mengajak berkenalan dan berbincang sebelum room boy itu meninggalkan hotel untuk pulang ke mess karyawan. Setelah basa basi perkenalan,Ridwan pun mulai bertanya seputar pekerjaan yang menjemukan itu.

“Berapa sih, anda dibayar untuk pekerjaan yang menjemukan ini ?” Tanya Ridwan. Mendengar pertanyaan itu, room boy pun membelalakan matanya sambil tertawa lebar. Ridwan pun semakin penasaran. “Wah orang ini pasti dibayar mahal untuk pekerjaan menjemukan itu, sehingga dia melakukannya dengan begitu sungguh-sungguh dan penuh semangat.”

“Pertanyaan anda menyinggung perasaan saya!” jawabnya agak keras. Ridwan pun kaget dan balik bertanya, “Loh, kenapa? Saya justru kagum kepada anda karena saya perhatikan Anda mengerjakan tugas dengan penuh tanggung jawab.”

Dia tertawa lepas sambil berkata,”Jangan mengukur pekerjaan dengan imbalan yang anda terima! Karena kalau itu yanga anda lakukan anda akan selalu merasa kekurangan dan akan menjadikan jiwa anda tersiksa oleh ketidakpuasan, Anda pasti kecewa.

“Ok, buat saya ini menarik! Lalu, apa yang membuat anda bersemangat dan sungguh-sungguh dalam melakukan pekerjaan?”Tanya Ridwan.

Room boy pun menjawabnya,”Ada satu hal yang perlu Anda ketahui dari pekerjaan saya, yaitu tanggungjawab saya kepada Tuhan, tanggunggjawab saya kepada company, dan yang tidak kalah penting adalah tanggungjawab saya terhadap keselamatan tamu hotel dan orang-orang yangada di belakang mereka!”

“Maksud, Anda?” Tanya Ridwan.

“Seperti anda lihat, tamu-tamu hotel ini adalah para suami dari istri-isrti mereka, para bapak dari anak-anak mereka, para manajer dari bawahan mereka dan para bos besar yang menjadi tumpuan banyak orang di bawahnya. Nah kalau saya lalai dalam menjalankan tugas, apa yang akan terjadi? Anda bisa bayangkan kalu terjadi kebakaran di hotel ini, kemudian banyak tamu hotel yang terjebak di kamar dan tidak bisa keluar untuk menyelamatkan diri karena kunci kamar macet, kemudian mereka tewas? Saya akan sangat menyesal dan menjadi orang yang paling merasa bersalah atas kelalaian yang saya lakukan.”

“Lalu?”Ridwan bertanya lagi.

Room boy pun melanjutkannya, “Saya bukan hanya bertanggungjawab atas kematian tamu hotel yang para suami dari istri- isrti mereka, para bapak dari anak-anak mereka, para manajer dari bawahan mereka dan para bos besar yang menjadi tumpuan banyak orang di bawahnya. Tetapi, saya juga harus bertanggungjawab atas penderitaan para istri yang kehilangan suami-suami mereka, para anak yang kehilangan bapak-bapak mereka, para bawahan yang kehilangan manajer mereka, nasib para karyawan yang kehilangan para pemimpinnya. Dan satu hal lagi yang membuat sata bangga dengan profesi saya ini adalah ketika saya bisa melakukan pekerjaan ini dengan baik dan benar, berarti saya telah berupaya menyelamatkan orang banyak dari kemungkinan terjadinya musibah.”

Sejenak Ridwan pun diam terkesima mendengar paparan panjang lebar dari seorang office boy. Setengah tidak percaya. Tapi sungguh luar biasa, ini nyata! Sungguh saya tidak pernah menyangka akan mendapatkan jawaban yang begitu inspiratif dari mulut seorang room boy.

Pegawai dengan posisi”serendah”itu bisa memahami hakekat kerja yang sebenarnya. Dia tidak lagi bicara atau berpkir apa yang bisa dia dapat dari pekerjaan yang dilakukannya. Sebaliknya, ia selalu berpikir apa yang bisa saya lakukan untuk orang lain. Semua sikap dan tindak luar biasa yang ia lakuakn itu bukan karena ingin dipuji, dapat tip lebih, naik pangkat dan sejenisnya, tapi lebih karena kesadarannya bahwa apa yang dilakukannya itu adalah ibadah.

Sungguh menakjubkan bukan. Hanya seorang room boy entah dia lulus SMA atau tidak, dia memiliki pola pikir dan pola tindak yang demikian komprehensif dan mulia.


Kisah inspiratif room boy diatas kupersembahkan untuk teman-temanku, semoga setelah lulus nanti, teman-teman bisa mencontoh kisah diatas, Toh dibidang apasaja nantinya kita bekerja apalagi kalau sesuai dengan jurusan, yang notabennya sangat menggiurkan keimamam kita. SEMANGAAAAAT!!!!!

Selasa, 23 Maret 2010

TUGAS MANAJEMEN STRATEGIK 2

1. Jelaskan apa yang yang dimaksud dengan :
a) Pengertian analisis lingkungan internal organisasi(IFAS)? Apa tujuannya?
Analisis Lingkungan Internal Organisasi merupakan suatu proses untuk menemukan aspek-aspek internal atau faktor-faktor internal perusahaan yang diperlukan dalam menghadapi lingkungan eksternalnya dan mengevaluasi apakah aspek tersebut berada dalam posisi yang kuat atau lemah.
Tujuan Analisis Lingkungan Internal adalah untuk menilai faktor-faktor yang berada didalam lingkungan organisasi yang mempengaruhi kemajuan organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. asil dari analisis lingkungan internal akan menghasilkan kekuatan dan kelemahan perusahaan.

b) Bagaimana langkah atau caranya?
Analisis lingkungan internal merupakan suatu proses yang terdiri dari beberapa langkah seperti berikut:
1. Identifikasi variabel internal
Langkah idenfikasi variabel merupakan alat untuk menemukan bagian-bagian internal yang diperlukan tersebut. Langkah ini sangat penting, karena jangan sampai ada bagian/variabel internal yang penting terlewatkan untuk dianalisis sehingga manajer kehilangan informasi mengenai posisi kekuatan ataupun kelemahannya. Jika itu terjadi berarti akan mengakibatkan tidak termanfaatkannya dengan baik kekuatan yang ada atau tidak tertanganinya kelemahan perusahaan yang mungkin memiliki dampak terhadap posisi bersaing dan masa depan perusahaan.
2. Evaluasi dan penilaian Variabel internal
Setelah menemukan variabel yang perlu dianalisis,maka barulah kajian terhadap variabel tersebut dapat dilakukan. Kajian ini akhirnya akan menghasilkan informasi tentang kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan.
3. Menyusun ringkasan hasil analisis
Semua hasil tentunya disusun dalam sebuah ringkasan sehingga mudah untuk dibaca dan dipahami secara singkat. Ringkasan ini akan menggambarkan dari perusahaan.

c) Meliputi faktor apa saja yang dianalisis, sebutkan? Kemudian jelaskan meliputi apa saja masing-masing factor tersebut (dua factor saja)?
1. Sumber Daya (Resources)
a. Tangible, Merupakan sumber daya yang terlihat atau berwujud dalam data keuangan dan mudah sekali diidentifikasi dan dievaluasi.
-Sumber daya Finansial : Kapasitas kredit perusahaan, Kemampuan menghasilkan dana internal, dan sebagainya.
-Sumber daya Fisik : Kecanggihan mesin pabrik. Lokasi pabrik atau lokasi usaha,dan sebagainya.
- Sumber daya Manusia : Pengalaman, loyalitas, pelatihan, komitmen, dan sebagainya.
- Sumber daya Organisasional : Sistem perencanaan, koordinasi, pengendalian, dan sebagainya

b. Intangible, Merupakan sumber daya yang tidak terlihat pada neraca keuangan perusahaan.Contohnya:
- Sumber daya Teknologi :
Persediaan teknologi: paten, merek dagang, hak cipta, dan sebagainya,
- Sumber daya untuk Inovasi: Kegiatan riset, kreativitas, dan sebagainya,Reputasi (performance): Merek, persepsi kualitas, hubungan baik dengan pemasok, dan sebagainya

c. Human Resources Perusahaan, menilai sumber daya manusia atau karyawannya berdasarkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku yang untuk selanjutnya dikembangkan juga penilaian terhadap kemampuan para karyawan untuk bekerja sama secara lebih efektif.

2. Kapability (Capability)

a. Pendekatan FungsionalMerupakan penentu kapabilitas perusahaan secara relative terhadap fungsi-fungsi utama perusahaan antara lain: pemasaran, penjualan dan distribusi, keuangan dan akuntansi, sumber daya manusia, produksi serta organisasi secara umum.

b. Pendekatan Rantai Nilai (Value Chain),Kapabilitas yang didasarkan pada serangkaian kegiatan yang berurutan yang merupakan sekumpulan aktivitas nilai (value activities) yang dilakukan untuk mendesain, memproduksi, memasarkan, mengirim dan mendukung produk dan jasa.


2. a. Jelaskan Model Analisis lingkungan Persaingan industri dari Michael Porter.


Porter menyatakan bahwa kelima kekuatan bersaing tersebut dapat mengembangkan strategi persaingan dengan mempengaruhi atau mengubah kekuatan tersebut agar dapat memberikan situasi yang menguntungkan bagi perusahaan. Ruang lingkup kelima kekuatan bersaing tersebut, antara lain:
Ancaman pendatang baru, yang dapat ditentukan dengan hambatan masuk ke dalam industri, antara lain, hambatan harga, respon incumbent, biaya yang tinggi, pengalaman incumbent dalam industri, keunggulan biaya, differensiasi produk, akses distribusi, kebijakan pemerintah dan switching cost.
Kekuatan tawar-menawar pemasok, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain tingkat konsentrasi pasar, diversifikasi, switching cost, organisasi pemasok dan pemerintah.
Kekuatan tawar-menawar pembeli, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain differensiasi, konsentrasi, kepentingan pembeli, tingkat pendapatan, pilihan kualitas produk, akses informasi, dan switching cost.
Ancaman produk subtitusi, yang ditentukan oleh harga produk subtitusi,switching cost, dan kualitas produk.
Persaingan di dalam industri, yang ditentukan oleh berbagai faktor, yaitu pertumbuhan pasar, struktur biaya, hambatan keluar industri, switching cost, pengalaman dalam industri, dan perbedaan strategi yang diterapkan.

b.Sebutkan meliputi apasaja yang dimaksud dengan halangan masuk dalam persaingan? Kemudian jelaskan pengertiannya (dua aspek saja)
Hambatan untuk memasuki industri (entry baarier) :
1.Skala ekonomi (economics scale) : skala ekonomi menghalangi masuknyapendatang
baru dengan cara memaksa mereka untuk masuk pada skala besar.
2. Diferensiasi produk (product differentiation) : diferensiasi produk menciptakan
hambatan masuk dengan memaksa pendatang baru mengeluarkan biaya yang besar
untuk mengatasi kesetiaan pelanggan yang ada.
3. Persyaratan modal (capital requirement)
4. Biaya peralihan pemasok (switching cost) : biaya yang harus dikeluarkan pembeli
bilamana berppindah dari produk pemasok tertentu ke produk pemasok lainnya.
5. Akses ke saluran distribusi
6. Kebijakan pemerintah



Kamis, 04 Maret 2010

Managemen Strategik

1.Jelaskan bagaimana bagan proses manajemen strategi?
















b. Jelaskan maksud dari bagan tersebut!
Menetapkan arah dan misi organisasi
Setiap organisasi pasti mempunyai visi,misi dan tujuan. Visi,misi dan tujuan ini akan menentukan arah yang akan dituju oleh organisasi. Tanpa adanya visi,misi, dan tujuan maka kinerja organisasi akan berjalan acak dan kurang jelas serta mudah berubah dan diombang-ambingkan oleh situasi eksternal. Perubahan yang tidak mempunyai visi, misi dan tujuan seringkali bertindak spontantitas dan kurang sistematis seperti yang dilakukan oleh pedagang kecil hanya untuk memperoleh sesuap nasi. Tentunya hal ini tidak boleh terjadi bagi suatu organisasi bisnis (perusahaan) apalagi jika perusahaan tersebut boleh dikatakan skala menengah dan atas.
Memahami lingkungan internal dan eksternal Tujuan analisis lingkungan adalah untuk dapat mengerti dan memahami lingkungan oraganisasi sehingga manajemen akan dapat melakukan reaksi secara tepat terhadap setiap perubahan, selain itu agar manajemen mempunyai kemampuan merespon berbagai isu kritis mengenai lingkungan yang mempunyai pengaruh yang cukup kuat terhadap perusahaan.
    1. Lingkungan terdiri dari lingkungan eksternal dan lingkungan internal. Lingkungan eksternal berada di luar perusahaan sedangkan lingkunga internal berada di dalam perusahaan.
      • Lingkungan eksternal: Memiliki dua variabel yakni peluang (opportunity) dan ancaman (threats), terdiri dari dua bagian yaitu lingkungan tugas dan lingkungan umum

      • Lingkungan internal: Memiliki dua variabel yakni kekuatan (strength) dan
kelemahan (weakness), Mencakup semua unsur bisnis yang ada di dalam perusahaan seperti struktur organisasi perusahaan, budaya perusahaan dan sumber daya.

Memformulasikan strategi

Formulasi strategi melibatkan penetapan serangkaian tindakan yang tepat guna mencapai tujuan perusahaan. Formulasi strategi ini meliputi pengembangan misi bisnis, analisa SWOT:mengidentifikasi peluang dan ancaman eksternal serta mengukur dan menetapkan kelemahan dan kekuatan internal dan menetapkan tujuan jangka panjang.
  • Analisa SWOT
SWOT merupakan singkatan dari strength (kekuatan), weakness (kelemahan), opportunity (peluang) dan threats (ancaman). Pendekatan ini mencoba menyeimbangkan kekutaan dan kelemahan internal organisasi dengan peluang dan ancaman lingkungan eksternal organisasi.
  • Kekuatan (strength)
adalah suatu kondisi di mana perusahaan mampu melakukan semua tugasnya secara sangat baik (diatas rata-rata industri).
  • Kelemahan (weakness)
adalah kondisi di mana perusahaan kurang mampu melaksanakan tugasnya `` dengan baik di karenakan sarana dan prasarananya kurang mencukupi.
  • Peluang (opportunity)
adalah suatu potensi bisnis menguntungkan yang dapat diraih oleh perusahaan yang masih belum di kuasai oleh pihak pesaing dan masih belum tersentuh oleh pihak manapun.
  • Ancaman (threats)
adalah suatu keadaan di mana perusahaan mengalami kesulitan yang disebabkan oleh kinerja pihak pesaing, yang jika dibiarkan maka perusahaan akan mengalami kesulitan di kemudian hari.

Mengimplementasikan strategi

Didalam implementasi strategi, perusahaan diharapkan menetapkan atau merumuskan tujuan perusahaan tahunan (annual objective of the business), memikirkan dan merumuskan kebijakan, memotivasi karyawan serta mengalokasikan sumber daya sehingga strategi yang telah di formulasikan dapat dilaksanakan. Mengimplementasikan berarti menggerakan para karyawan dan manajer untuk menempatkan strategi yang telah formulasikan menjadi tindakan nyata. Implementasi strategi memerlukan kinerja dan disiplin yang tinggi tetapi juga diimbangi dengan imbalan yang memadai. Tantangan implementasi adalah menstimulir para manajer dan karyawan melalui organisasi agar mau bekerja dengan penuh kebanggaan dan antusias ke arah pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.

Mengevaluasi dan mengawasi strategi

Evaluasi dan pengawasan strategi merupakan tahap terakhir di dalam proses strategi. Pada dasarnya evaluasi strategi mencakup 3 hal, yaitu:
1.Mereview faktor internal dan eksternal yang menjadi dasar bagi strategi yang
sedang berlangsung,
2.Mengukur kinerja yang telah dilakukan, dan
3.Mengambil berbagai tindakan perbaikan.

Evaluasi strategi sangat diperlukan sebab keberhasilan perusahaan dewasa ini tidak menjadi jaminan keberhasilan perusahaan di masa yang akan datang.

2. a. Jelaskan apakah definisi MISI, TUJUAN organisasi!

Jawab :
Misi adalah rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan Visi (Visi adalah rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan ). Misi juga akan memberikan dengan jelas batasan bisnis perusahaan. Perubahaan misi akan dapat merubah batasan bisnis perusahaan.
Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi dan juga merupakan sesuatu apa yang akan dicapai atau dihasilkan pada kurun waktu tertentu dalam suatu organisasi / perusahaan. Tujuan juga dirumuskan dalam dua bentuk yaitu tujuan jangka pendek dan tujuanjangka panjang. Perbedaan kedua terletak dalam waktu pencapaian dan cara penulisannya. Tujuan jangka pendek biasanya lebih spesifik dibandingkan jangka panjang.

b. Buatkan contoh rumusan masing-masing, dengan cara jelaskan dahulu apa definisi Bisnis (bidang usaha) organisasi/perusahaannya!

Jawab :
PT. bank Syariah Mandiri adalah sebuah Lembaga Keuangan yang menerapkan prinsip islami memberikan solusi kepada masyarakat tentang ribah saat ini bank syariah mandiri walaupun masih tergolong baru akan tetapi sudah memiliki bermacam-macam prodak yang memang sudah teruji dalam PSAK syariah.

Visi & Misi
Visi

Menjadi Bank Syariah Terpercaya Pilihan Mitra Usaha.

  • Untuk mewujudkan visi perusahaan tersebut di atas, Bank Mandiri Syariah menjabarkan ke dalam
Misi
  • Mewujudkan pertumbuhan dan keuntungan yang berkesinambungan
  • Mengutamakan penghimpunan dana konsumer dan penyaluran pembiayaan pada segmen UMKM
  • Merekrut dan mengembangkan pegawai profesional dalam lingkungan kerja yang sehat
  • Mengembangkan nilai-nilai syariah universal
  • Menyelenggarakan operasional bank sesuai standar perbankan yang sehat.
Tujuan :

PT Bank Syariah Mandiri hadir sebagai bank yang mengkombinasikan idealisme usaha dengan nilai-nilai rohani yang melandasi operasinya. Harmoni antara idealisme usaha dan nilai-nilai rohani inilah yang menjadi salah satu keunggulan PT Bank Syariah Mandiri sebagai alternatif jasa perbankan di Indonesia.

Sasaran:

Jasa pembiayaan termasuk kredit program dan jasa manajemen untuk pengembangan usaha kecil, menengah dan koperasi.
Kegiatan usaha lainnya yang mendukung pelaksanaan kegiatan sebagaimana tersebut di atas.

3. Jelaskan apa yang yang dimaksud dengan :

a) Pengertian analisis lingkungan eksternal organisasi (EFAS)?

Jawab :
Analisis lingkungan eksternal organisasi ( EFAS) merupakan suatu analisis yang digunakan untuk menilai seatu perusahaan berdasarkan factor eksternal. Analisis ini bisa menggunakan analisis SWOT.

b) Meliputi faktor apa saja yang dianalisis dalam analisis lingkungan sosial (makro) dan lingkungan tugas (mikro), sebutkan masing-masing?

Jawab :
  • Lingkungan Makro
1. Demografi
2. Global
3. Teknologi Politik Legal
4. Sosial
5. Ekonomi
  • Lingkungan Mikro
Kompetitor
Supplier
Substitusi
Pelanggan